11 April 2024

BEM KM Universitas Trunojoyo Tanpa Intervensi Sampaikan Aspirasi Peduli Demokrasi

1 min read

Bangkalan – BEM KM Universitas Trunojoyo Madura kibarkan bendera hitam sebagai sebuah bentuk keprihatinan terhadap situasi demokrasi saat ini.

Selain Mengkritisi demokrasi, BEM KM UTM juga gunakan atribut payung hitam (nuansa hitam) itu sebagai bentuk perlawan terhadap pihak yang merusak keharmonisan dan kekondusifan pemilu 2024

Acara ini di kemas dengan seruan moral dan pernyataan sikap demokrasi tanpa intervensiMahasiswa berkumpul di taman kampus rektorat, guna menyampaikan sikap dan aspirasi keprihatinan yang sedang dialami bangsa ini.

Menurut Presma UTM, Moh. Anis Anwari, saat diwawancara “dalam situasi seperti ini, mahasiswa harus hadir untuk mengingatkan lebih intens kepada para penguasa, agar nalar kekuasaan bisa dijalankan dengan lebih sehat dan bersih seraya berharap akan terus muncul perbaikan situasi politik kenegaraan yang lebih kondusif menuju pemilu 2024.”

Presiden Mahasiswa (Presma) UTM juga menegaskan bahwa gerakan ini murni gerakan moral untuk meluruskan demokrasi, dan atas dasar keresahan mahasiswa melihat situasi negeri ini, dan juga gerakan ini dipastikan tidak ada tunggangan dari paslon manapun.

Oleh karena itu jika ada pihak yang kemudian mengatakan kegiatan ini tidak bermakna, maka dengan jelas kami pastikan bahwa gerakan kami adalah penting untuk disuarakan, sembari berharap ada perbaikan kondisi demokrasi bangsa ini. pungkasnya

Kirim ke :
Baca juga  Pelaku Skripsi Adalah Pejuang? Haaa?!! Masak Gitu Aja Pejuang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All of nules.co | Newsphere by AF themes.